TUGAS
INDIVIDU
MATA
KULIAH : PENDIDIKAN IPS SD
DOSEN : Dra. FASLIAH
Kenyataan Tentang Uang
dan Kebahagiaan
Disusun
oleh:
Nama : Nasrun
Npm :
313010181
Kelas : 07
Ruangan : 8
Semester : II
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BUTON
Kenyataan Tentang Uang dan Kebahagiaan
“Uang tidak bisa membeli
kebahagiaan” merupakan kebenaran yang sering disebutkan. Walaupun pernyataan
itu benar, kemiskinan juga tidak akan mampu membeli kebahagiaan. Beberapa orang
menjadi sangat kaya, tapi mereka tetap harus berjuang untuk menikmati kehidupan
mereka. Di sisi lainnya, orang lain mampu melewati hidup dengan sedikit masalah
keuangan hanya karena mereka mampu mengoptimalkan apa yang mereka miliki.
Idealnya, Anda harus mencoba untuk menggabungkan antara
kemakmuran dan kebahagiaan. Untuk melakukan itu, ada beberapa langkah yang
direkomendasikan :
1. Belajar untuk
Menghargai Kehidupan Sederhana
Tujuan hidup bukan untuk mengakumulasi sebanyak mungkin harta
benda dan kekayaan. Kita harus belajar untuk puas dengan apa yang kita miliki
dan menghargai keuntungan dari hidup sederhana. Sebagai contoh, Jika kita
membereskan kekacauan yang tidak perlu, maka kita akan mendapatkan perasaan
yang lega dan bebas.
Jika Anda merasa kebahagiaan berhubungan langsung dengan kemilikan harta benda, maka
Anda sudah melakukan kesalahan. Kebahagiaan bisa didapat hanya dengan merasa
cukup dengan harta benda yang sedikit. Kekayaan kita tidak hanya sekedar apa
yang kita miliki, tapi dengan merasa cukup dengan apa yang kita tidak miliki.
2. Jangan Terikat
dengan Uang Anda
Apakah menggunakan uang Anda membuat Anda merasa terbebani
walaupun itu untuk sesuatu yang berguna? Bahkan orang seperti Bill Gates pun
bisa merasa tidak tenang menghabiskan uangnya yang bermilyar-milyar. Sering
dikatakan bahwa Beliau selalu bepergian menggunakan kelas ekonomi karena dia
menganggap dia tidak perlu menghabiskan uangnya pada kelas pertama. Masalahnya
adalah, jika kita selalu enggan untuk menggunakan uang kita, kita sudah
melupakan apa gunanya kita mencari uang.
Sikap yang baik adalah melihat uang sebagai alur sirkuler, yaitu
menggunakan uang memungkinkan kita untuk memperoleh uang lebih banyak yang
datang untuk kehidupan kita. Ini bukan seperti bendungan dimana kita harus
terus menampung semuanya. Kita harus merelakan uang itu pergi untuk digunakan
pada sesuatu yang berguna. Bukanlah hal yang baik jika kita memiliki timbunan
air kecuali kita gunakan untuk menghasilkan tenaga, sama seperti itu, tidak ada
gunanya kita mengumpulkan tabungan yang besar jumlahnya jika kita merasa sedih
untuk menggunakannya.
3. Kurangi Kecemasan
Akan Uang
Kita akan merasa sangat bahagia jika kita
mampu membuat uang menjadi bagian kecil dari hidup kita, dan berpikir masalah
keuangan sekecil mungkin. Untuk dapat melakukan ini kita harus menghindari
membuat situasi berhutang, dimana keluar dari hutang bisa menjadi sulit dan membuat stress. Belajarlah
untuk hidup dengan cara menghindari hidup boros. Jika Anda memerlukan hutang,
rencanakan dengan matang dan carilah pinjaman yang jelas dan bisa kita atur
pembayarannya.
Cobalah untuk menghindari rencana investasi yang rumit dan
beresiko, hal ini mungkin bisa memberikan peluang untuk mendapatkan uang yang
lebih banyak, tapi Anda juga akan menghadapi kemungkinan Anda akan kehilangan
lebih banyak. Rencana finansial yang baik haruslah simpel dan seimbang, ini
berarti saraf-saraf Anda tidak akan terpengaruh dengan mencemaskan apa hasil
dari investasi Anda. Akan lebih baik jika menginvest dan menabung pada sesuatu
yang lebih aman sehingga Anda bisa melupakannya dan tidak perlu cemas terus.
4. Hindari Kecemburuan
Walaupun sebanyak apapun uang yang Anda miliki, apakah Anda
masih tetap iri pada orang-orang yang memiliki lebih banyak? Hasil survei
baru-baru ini menanyakan apakah orang-orang lebih ingin memiliki gaji diatas
rata-rata nasional, atau mereka bisa memilih memiliki gaji yang lebih tinggi
tapi gaji ini lebih rendah dari rata-rata. Hasil yang mengejutkan dimana
sejumlah orang memilih untuk memiliki gaji yang lebih kecil selama itu berarti
mereka secara relatif lebih baik dibanding sisa populasi yang ada.
Ini tidak masuk akal. Jika orang lain menjadi lebih kaya
daripada Anda, itu bukan menjadi alasan untuk tidak bahagia. Jika orang lain
makmur itu hal yang baik, kita tidak perlu merasa sedih hanya karena kita tidak
mampu mengikuti mereka.
5. Janganlah Hidup
Untuk Bekerja
Apakah Anda bekerja lembur di malam hari dan pada akhir pekan?
Jika Anda menghabiskan waktu Anda untuk bekerja, Anda tidak akan memiliki
kesempatan untuk menggunakan pendapatan Anda. Jangan merasa bersalah jika Anda
menolak kerjaan ekstra, sangatlah penting untuk memiliki waktu luang dengan
prioritas yang sama tingginya dengan bekerja. Adalah hal yang baik jika kita
bisa mendapatkan kepuasan dari pekerjaan, tapi jika kita menghabiskan waktu
untuk bekerja maka hidup kita kurang seimbang.
6. Memahami Kenapa
Sebagian Orang Selalu Miskin
Saya yakin bahwa hampir semua orang memiliki teman baik yang
selalu memiliki masalah keuangan. Apapun yang terjadi mereka selalu kekurangan
uang dan mereka sering berbagi cerita mengenai duka cita finansial mereka.
Tidak adanya uang membuat mereka tidak bahagia, tapi mereka tidak tahu
bagaimana untuk merubah situasi tersebut. Memberikan mereka uang tidak akan
menjadi solusi yang baik karena mereka terus melakukan keputusan finansial yang
salah.
Salah satu bagian masalah mereka terletak pada mindset mereka.
Sangatlah mudah untuk terbiasa menjadi miskin dan sedikit mengharapkan
kemiskinan tersebut untuk berlanjut. Dengan mindset seperti ini, akan menjadi
sulit untuk memikat uang datang pada kehidupan kita dan mudah untuk membangun
rasa penyesalan dan mengkasihani diri sendiri. Walaupun mungkin kita tidak
beruntung, hal tersebut tidak akan menyelesaikan situasi tersebut. Rahasianya
adalah untuk mencoba dan merubah kebiasaan kita dan mendekatkan pada uang. Dan
waspadalah untuk merubah orang lain untuk memiliki kebiasaan finansial yang
lebih baik, karena itu dijamin akan gagal.
7. Ketidaksadaran
Bukanlah Kebahagiaan
Sikap lain untuk memikat uang adalah mencoba dan menghindari
untuk memikirkannya. Kita abaikan tingkat hutang kita, pengeluaran dan meninggalkan
tagihan yang belum terbayarkan. Kita secara rutin kehilangan untuk mendapatkan
penawaran finansial yang lebih baik dan terlambat membayar yang akan merusak
penilaian kredit kita. Dengan mengabaikan uang seperti ini, kita hanya membuat
masalah yang serius di masa yang akan datang.
Dan ketika kita mengabaikan untuk berurusan dengan masalah
finansial, maka kita sudah membawa masalah itu pada pikiran kita. Kita tidak
akan memiliki pikiran yang tenang karena kita secara permanen memiliki daftar
hal-hal yang harus kita selesaikan. Akan lebih baik jika dalam keadaan seperti
ini kita secara cepat menyelesaikan masalah tersebut dengan membayar
tagihan-tagihan dan memilah rekening Anda, setelah itu kita baru bisa
melupakannya.
8. Membangun
Perspektif Baru
Di bawah ini adalah pertanyaan yang menyangkut
uang yang harus ditanyakan pada diri Anda sendiri :
- Apakah aku senang dengan situasi finansialku saat ini?
- Apakah dengan memiliki uang yang lebih banyak akan membuat hidupku menjadi lebih baik?
- Apakah aku selalu memiliki masalah keuangan dikepalaku?
- Apakah uang merupakan hal yang terpenting dalam hidupku?
- Apakah mengejar kekayaan membuatku sedih?
- Apakah aku akan mengorbankan prinsip untuk mendapatkan uang lebih banyak?
- Apakah aku senang dengan situasi finansialku saat ini?
- Apakah dengan memiliki uang yang lebih banyak akan membuat hidupku menjadi lebih baik?
- Apakah aku selalu memiliki masalah keuangan dikepalaku?
- Apakah uang merupakan hal yang terpenting dalam hidupku?
- Apakah mengejar kekayaan membuatku sedih?
- Apakah aku akan mengorbankan prinsip untuk mendapatkan uang lebih banyak?
Hanya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dengan jujur
bisa mendorong Anda untuk memiliki perspektif
baru mengenai uang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar